Senin, 30 Januari 2017

Divonis Kafir Karena Dituduh Menyembah Batu, Begini Tanggapan Santai Kapolda Jabar

REVUBLIK.com - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Anton Charliyan memberi komentar terkait viralnya foto dirinya yang dinilai netizen sebagai pose 'menyembah'.

Irjen Anton menyindir orang-orang yang mengatakannya kafir karena beredarnya foto tersebut. Dirinya mengatakan bahwa hanya Tuhan yang dapat mengkafirkan seseorang.

"Baru kemarin saya ke Gunung Padang sudah dikatakan kafir. Padahal yang bisa ngafirkeun (mengkafirkan) manusia hanya Alloh," kata Anton, Senin (30/1/2017).

Di hadapan ribuan anggota Padepokan Pajajaran di Kampung Adawarna, Sirnajaya, Kecamatan Sukaraja, Tasikmalaya, Anton menegaskan bahwa yang ia lakukan dalam foto tersebut adalah ungkapan salam.

Anton menambahkan, hal tersebut adalah budaya yang harus tetap dilestarikan dan jangan sampai dilupakan.

"Urang (orang) Sunda mah biasa mengucapkan salam dengan menaruh tangan di dada. Budaya seperti ini, jangan sampai dilupakan." ujar Anton menanggapi foto dirinya yang beredar di media sosial.

Sebagaimana diketahui, foto tersebut memperlihatkan Anton sedang duduk diatas batu sambil menangkupkan tangan di dada. Dalam foto itu Anton mengenakan seragam dan memakai ikat kepala khas sunda serta disaksikan sejumlah orang. Foto tersebut mengundang beragam persepsi publik. (JN/rev)